Memahami Ukuran Piston dan Jarak Pivot

Bro, tau ga gimana peran master rem dalam sistem mengereman motor lo? Dalam sistem pengereman, secara umum ada 3 bagian yang harus diperhatikan, yaitu master rem, selang rem, dan kaliper. Namun karena begitu pentingnya peran master rem, maka ada pecinta motor yang berpendapat bahwa lebih baik mengganti master rem dulu sebelum mengganti selang rem dan kaliper karena motor tetap tidak akan bekerja secara maksimal jika hanya mengganti kaliper dan selang tanpa dibarengi dengan master rem yang baik.

Sebelum membeli master rem, mungkin kalian sering melihat ada tulisan 16 x 18. Ada yang tau apa arti angka tersebut? 16 berarti ukuran piston dalam master rem, sedangkan 18 adalah jarak pivotnya. Master rem memiliki fungsi untuk memberikan dorongan agar piston dalam kaliper menggigit cakram. Oleh karena itu master rem yang memiliki ukuran piston besar, akan memiliki kemampuan yang lebih besar juga untuk mendorong piston sehingga rem semakin pakem. Lalu apa yang dimaksud dengan jarak pivot? Jarak pivot akan menentukan apakah master rem itu responsive atau tidak, yang artinya jika jarak pivot suatu master rem semakin besar, maka hanya dengan ditekan sedikit pun sudah bisa membuat piston dalam kaliper menggigit cakram dengan lebih kuat.
Tapi kalo lo berminat meningkatkan performa sistem pengereman motor lo, tetap lebih baik dikonsultasikan dengan ahlinya dulu ya bro. Karena menggunakan master rem dengan ukuran piston dan jarak pivot besar agar rem pakem, bukan berarti itu baik untuk motor lo. Harap diingat, sistem pengereman yang terlalu pakem untuk harian pun kadang bisa menimbulkan hal buruk untuk keamanan lo berkendara.